Menutup Aurat

Termasuk syarat-syarat sholat: Pertama, harus menghadap kiblat. Kedua, sudah masuk waktu sholat. Ketiga, harus islam. Keempat, tamyiz. Kelima, harus tau mana saja perbuatan yang fardhu didalam sholat. Keenam, fardhu tidak boleh dianggap sunat. Ketujuh, harus menutup aurat dengan sesuatu yang dapat menutupi warna kulit.

Aurat perempuan ketika sholat, ialah seluruh tubuh kecuali muka dan kedua tapak tangan. Sedangkan orang laki-laki atau budak perempuan, auratnya antara pusar dan lutut. Bagian yang wajib ditutup adalah semua sisi (belakang, depan dan samping), bukan dari arah bawah.

Sumber : Habib Abdullah bin Husin bin Thahir. Terjemahan Sullamut Taufiq. Mutiara Ilmu :Surabaya

Posted on Februari 13, 2012, in Uncategorized. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: