Penukaran uang tidak layak edar

Definisi

Masyarakat dapat menukarkan uang rupiah tidak layak edar dengan uang rupiah layak edar dikantor bank indonesia atau pada waktu kegiatan kas keliling Bank Indonesia dan dikantor pihak lain yang di setujui oleh Bank Indonesia atau pada waktu kegiatan kas keliling pihak lain yang disetujui oleh bank Indonesia.
Uang tidak layak edar meliputi uang lusuh, uang cacat, uang rusak dan uang yang telah dicabut dan ditarik dari peredaran.

1. Uang lusuh
Uang yang ukuran fisiknya tidak berubah dari ukuran aslinya tetapi kondisi uang telah berubah yang disebabkan antara lain karena jamur, minyak, bahan kimia, dan coret-coret.

2. Uang cacat
Uang hasil cetak yang spesifikasi teknisnya tidak sesuai dengan yang telah ditetapkan oleh Bank Indonesia.

3. Uang rusak
Uang yang ukuran atau fisiknya telah berubah dari ukuran aslinya yang antara lain karena terbakar, berlubang, hilang sebagian atau uang yang fisiknya tidak berubah dari ukuran aslinya antara lain karena sobek.

tata cara Penukaran uang tidak layak edar

1. Uang lusuh atau Uang cacat
Bank Indonesia memberikan penggantian sebesar nilai nominal kepada masyarakat yang menukar uang lusuh atau uang cacat sepanjang dapat dikenali keasliannya dan sesuai dengan aturan penukaran uang yang berlaku.

2. Uang yang dicabut dan ditarik dari peredaran
Bank Indonesia memberikan penggantian sebesar nilai nominal kepada masyarakat yang ingin menukarkan uang yang telah dicabut dan ditarik dari peredaran sepanjang dapat dikenali keasliannya dan masih dalam jangka waktu 10 tahun sejak tanggal pencabutan

3. Uang rusak
Bank Indonesia dan/atau pihak lain yang disetujui oleh Bank Indonesia memberikan penggantian kepada masyarakat yang menukarkan uang rusak diatur sebagai berikut:

a. Uang kertas rusak diberi penggantian apabila fisiknya lebih besar dari 2/3 (dua pertiga) ukuran aslinya dan ciri uang dapat dikenali keasliannya

b. uang rusak masih merupakan satu kesatuan dengan atau tanpa nomor seri yang lengkap

c. uang rusak tidak merupakan satu kesatuan, tetapi terbagi paling banyak 2 (dua) bagian terpisah dan kedua nomor seri pada uang tersebut harus lengkap dan sama

uang rusak yang tidak mendapat penggantian

a. Uang kurang dari 2/3 ukuran aslinya
b. lebih dari 2 bagian terpisah
c. kedua nomor seri berbeda.

sumber : booklet dari bank indonesia.

Posted on Juni 9, 2012, in Uncategorized. Bookmark the permalink. 2 Komentar.

  1. nama saya rozak di medan, sumatera utara. Saya mau testimoni tentang penukaran uang rusak di bank indonesia cabang medan. Hari kamis tgl 6 desember 2012 jam 8 pagi saya ke bank indonesia jalan putri hijau medan. Alangkah kecewanya nomor antrian hanya 30 orang saja. Dari iklan BI DIKORAN-KORAN SETIAP HARI DARI JAM 8 S/D 12 SIANG. di medan hanya hari kamis, itupun sudah di dahului pengepul uang rusak. Akhirnya saya ke satpam Rp. 10 ribu/uang rusak. Di medan ini semua busuk.

  2. untuk praktek di lapangan mungkin memang berbeda ya.. saya hanya copy paste dari sumber booklet yang saya dapat dari seminar…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: