Hasil Ikan Rampasan ; Kisah Teladan

Sehari mengail ikan, belum tentu mendapat hasil. Itulah jerih payah seorang nelayan kecil untuk menghidupi keluarganya. Ketika seekor ikan menggelepar terkait mata kail, tiba-tiba seseorang datang merampasnya. Tanpa bisa mencegahnya, nelayan itu hanya berdoa, “ Ya Allah mengapa Engkau ciptakan aku sebagai orang yang lemah, dan Kau ciptakan orang lain lebih kuat dan gagah sehingga kuasa memeras orang yang lemah seperti aku ini. Maka ciptakanlah ya Allah, makhluk lain yang lebih kuat dari dia. Kalahkan dia agar menjadi iktibar bagi umat semua.”

Tanpa mempedulikan doa dan keluhan si nelayan kecil, orang kuat itu pulang membakar ikan hasil rampasannya itu kerumah . dengan nafsunya ia akan menyantap ikan bakar yang tersedia diatas mejanya. Malang baginya, ketika akan memungut dan melahapnya, sebuah duri mencocok tangannya. Dengan ijin Allah, tangan yang kena duri itu makin hari makin parah lukanya. Bagaikan kanker ganas, borok itu merambat ketangannya yang lain hingga harus diamputasi.

Berbagai usaha dilakukan untuk mengobati lukanya, tetapi tidak juga sembuh. Baksil-baksil yang menyebabkan infeksi di tangan itu makin mengganas sehingga penderita itu nyaris putus asa. Dalam keputusasaannya, yang membuat dia lelah tertidur itu, bermimpilah dia. Seolah olah mendengar suara nelayan yang ikannya ia rampas tempo hari. “kembalikan hak itu kepada pemiliknya, itu bukan hakmu,” ujar nelayan itu dalam mimpinya.

Begitu terbangun dari tidurnya, hatinya termangu. Ada perasaan bersalah dalam dirinya yang selama ini tak pernah disadarinya. Hati nuraninya tersentuh akibat peringatan nelayan lewat mimpinya. “Ya, itu bukan hak ku, aku harus mengembalikan kepada pemiliknya,” begitu suara hatinya.

Alhamdulillah, setelah orang kuat itu mengganti ikan hasil rampasan dengan uang sepuluh ribu dirham, atas ijin Allah pula, luka-lukanya sembuh. Baksil-baksil dan ulat menghilang dengan sendirinya. Tangannya tidak jadi diamputasi. Lelaki itu mampu mengambil hikmah dari kejadian tersebut.

Sumber :

Buku : Mengenal Akidah Dan Akhlak, untuk kelas 6 Madrasah Ibtidaiyah
Penerbit : PT PUTRATAMA BINTANG TIMUR, Surabaya
Percetakan : PT Tiga serangkai pustaka mandiri

Posted on Juli 1, 2012, in kisah teladan. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: